Implementasi Konsep Pengalaman Belajar dalam Seminar AAICE untuk Mewujudkan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar

Yogyakarta — Seminar AAICEE pada tanggal 24 oktober mengangkat tema “Empowering Education, Inspiring Humanity: The Role of Global Innovation in Shaping Future Generations”. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menambah wawasan mengenai inovasi global dalam pendidikan serta perannya dalam mempersiapkan generasi masa depan yang unggul, kreatif, dan berkarakter.
Salah satu pemateri, Arif Jamali Muis, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi mengenai konsep pengalaman belajar dalam mewujudkan pembelajaran mendalam (deep learning). Beliau menjelaskan bahwa pengalaman belajar memiliki tiga tahapan utama, yaitu memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan. Memahami merupakan proses membangun pengetahuan, mengaplikasikan berarti menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata, sedangkan merefleksikan merupakan kegiatan mengevaluasi pengalaman dan hasil pembelajaran. Ketiga tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna (Kemendikdasmen, 2025).
Dalam pemaparannya, beliau juga menyampaikan pesan,
“AI mungkin sangat kuat membantu memahami dan mengaplikasikan. Tetapi pendidikan tidak boleh kehilangan refleksi.” Pesan tersebut mengingatkan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat membantu proses pembelajaran, tetapi tetap perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, kesadaran diri, dan nilai-nilai kemanusiaan”
Anggraena dkk. (2025) menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam mendorong peserta didik untuk belajar secara berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui tiga tahapan pengalaman belajar, yaitu memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan. Tahap memahami membantu peserta didik membangun pengetahuan terhadap materi. Tahap mengaplikasikan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Sementara itu, tahap merefleksikan mengajak peserta didik meninjau kembali dan mengambil makna dari pengalaman belajar yang telah dilakukan.
Referensi : Anggraena, Y., dkk. (2025). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan jenjang Pendidikan Menengah (Edisi revisi tahun 2025). Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Kata kunci: AAICE, pengalaman belajar,pembelajaran mendalam, inovasi pendidikan, keceerdasan buatan prodi PGSD UAA
Author : Puspa Febri Fajriani & Suci Rahmatika Ilahi