Pengertian Kreativitas Pembelajaran

     Kreativitas pembelajaran merupakan kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif, menarik, serta mampu melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan belajar. Kreativitas ini dapat terlihat dari penggunaan metode, media, dan strategi pembelajaran yang bervariasi sehingga siswa lebih mudah memahami materi dan lebih termotivasi untuk belajar. Kreativitas dalam pembelajaran sangat penting terutama pada jenjang sekolah dasar karena siswa membutuhkan kegiatan belajar yang menarik dan tidak monoton (Harnalis, 2024).

    Pada jenjang sekolah dasar, kreativitas pembelajaran sangat diperlukan karena karakteristik siswa yang cenderung aktif, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta membutuhkan kegiatan belajar yang bervariasi. Oleh karena itu, guru maupun calon guru perlu memiliki kemampuan untuk merancang pembelajaran yang inovatif dan menarik agar proses belajar dapat berlangsung secara efektif.

   Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Alma Ata sebagai calon guru juga perlu memiliki kemampuan dalam mengembangkan kreativitas pembelajaran. Melalui pembelajaran di perkuliahan, kegiatan microteaching, serta praktik pengalaman lapangan, mahasiswa PGSD dilatih untuk mampu merancang dan menerapkan pembelajaran yang kreatif sehingga dapat meningkatkan kualitas proses belajar di sekolah dasar

Peran Mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata dalam Pembelajaran Kreatif

     Mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu perannya adalah merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dengan memanfaatkan berbagai metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Metode seperti diskusi kelompok, permainan edukatif, pembelajaran berbasis proyek, serta penggunaan media visual dapat membantu meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam belajar.

    Selain itu, mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata juga berperan dalam memanfaatkan berbagai media pembelajaran kreatif. Penggunaan gambar, video, alat peraga sederhana, maupun teknologi digital dapat membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih mudah. Media pembelajaran yang menarik dapat menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan bagi siswa.

    Mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata juga dilatih untuk memahami karakteristik siswa yang beragam. Setiap siswa memiliki kemampuan, minat, dan gaya belajar yang berbeda. Oleh karena itu, calon guru perlu mampu menyesuaikan strategi pembelajaran agar semua siswa dapat terlibat secara aktif dalam proses belajar di kelas.

Tantangan yang Dihadapi

    Dalam mengembangkan pembelajaran kreatif, mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata juga menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan fasilitas pembelajaran di beberapa sekolah. Selain itu, pengalaman mengajar yang masih terbatas juga dapat menjadi hambatan dalam menerapkan berbagai metode pembelajaran secara optimal.

    Namun, tantangan tersebut dapat diatasi melalui kegiatan microteaching, diskusi akademik, serta praktik pengalaman lapangan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola pembelajaran di kelas.

Kesimpulan

    Mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif di sekolah dasar. Melalui penguasaan metode pembelajaran, pemanfaatan media belajar, serta pemahaman terhadap karakteristik siswa, calon guru dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Dengan demikian, mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata diharapkan mampu menjadi guru profesional yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.

Kata Kunci: Mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata; Kreativitas Pembelajaran; Sekolah Dasar; Calon Guru,Prodi PGSD Terbaik

Author: An-Nissa Aprianni. M.Pd & Cindy Tri Antika Putri

Sumber artikel: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/14092