Hakikat Pembelajaran di Sekolah Dasar

Pembelajaran di sekolah dasar merupakan proses interaksi antara guru, siswa, dan sumber belajar yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dasar siswa secara menyeluruh. Pada tahap ini, siswa berada pada fase perkembangan operasional konkret, sehingga membutuhkan pembelajaran yang bersifat kontekstual, visual, dan dekat dengan pengalaman nyata. Muzzi menyatakan Pembelajaran yang efektif di sekolah dasar harus mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, keterlibatan aktif, serta motivasi belajar siswa.  proses pembelajaran diharapkan mampu meningkatkan kualitas siswa serta mutu pendidikan secara keseluruhan, yang keduanya menjadi faktor utama penentu keberhasilan pengembangan pendidikan nasional (Syaipul Pahru dkk., 2025).

Guru sekolah dasar memiliki peran penting sebagai fasilitator yang merancang pembelajaran agar sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa. Oleh karena itu, penggunaan strategi dan media pembelajaran yang tepat menjadi faktor penentu keberhasilan pembelajaran. Media pembelajaran yang menarik dan relevan dengan kehidupan siswa dapat membantu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna.

Media Pembelajaran Digital

Media pembelajaran digital merupakan sarana pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital untuk menyampaikan pesan atau materi pembelajaran. Fitri dalam Herlina Rusdi dkk., (2025) pemanfaatan teknologi digital dalam penyampaian materi pembelajaran kepada peserta didik dapat direalisasikan melalui beragam bentuk, seperti teks, grafik, animasi, audio, serta video. Penggunaan media pembelajaran digital bertujuan untuk membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih efektif serta membantu siswa memahami konsep pembelajaran dengan lebih baik.

Dalam konteks pembelajaran sekolah dasar, media pembelajaran digital memiliki beberapa keunggulan, antara lain mampu menarik perhatian siswa, menyajikan materi secara konkret, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Selain itu, media digital juga memungkinkan terjadinya pembelajaran yang bersifat interaktif dan berpusat pada siswa.

Motivasi Belajar

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam belajar. Sardiman dalam Perdana & Valentina, (2022) motivasi belajar merujuk pada seluruh kekuatan pendorong internal dalam diri siswa yang memicu aktivitas belajar, menjamin kelanjutannya, serta mengarahkannya sehingga tujuan pembelajaran yang diinginkan subjek dapat tercapai.Motivasi belajar dapat diartikan sebagai dorongan yang berasal dari dalam diri maupun dari luar diri siswa yang menimbulkan semangat untuk belajar, mempertahankan aktivitas belajar, dan mengarahkan perilaku belajar menuju pencapaian tujuan tertentu.

Motivasi belajar siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti metode pembelajaran, media yang digunakan, lingkungan belajar, serta peran guru. Pembelajaran yang monoton dan kurang menarik dapat menurunkan motivasi belajar siswa, sedangkan pembelajaran yang variatif dan interaktif dapat meningkatkan minat dan semangat belajar siswa.

Media Pembelajaran Digital dan Motivasi Belajar

Penggunaan media pembelajaran digital memiliki potensi besar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penggunaan teknologi dalam kegiatan pembelajaran terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan tidak monoton (Herlina Rusdi dkk., 2025). Media digital mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik melalui tampilan visual dan audio yang beragam. Selain itu, media pembelajaran digital dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi secara aktif, sehingga siswa merasa lebih terlibat dalam proses pembelajaran.

Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran digital memiliki pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Semakin menarik dan interaktif media yang digunakan, semakin tinggi pula motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Kesimpulan

Pembelajaran di sekolah dasar menuntut perancangan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa agar mampu menumbuhkan keterlibatan aktif dan motivasi belajar. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna melalui pemilihan strategi dan media yang tepat. Media pembelajaran digital, sebagai bentuk inovasi berbasis teknologi, mampu menyajikan materi secara konkret, menarik, dan interaktif sehingga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berpusat pada siswa. Motivasi belajar siswa yang dipengaruhi oleh metode dan media pembelajaran dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan media digital yang variatif dan relevan dengan kebutuhan siswa sekolah dasar. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran digital berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar.

Keywords: Media Pembelajaran digital, Motivasi Belajar, Siswa Sekolah Dasar, Prodi PGSD Terbaik

Sumber Gambar : https://share.google/5ENcYIvXbpACZffES

Author: An-Nisa Apriani, M.Pd & Naufal Jabir

Referensi :Herlina Rusdi1, Rifadhilla Ervianti2, Adrias Adrias3, A. P. Z. (2025). PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Herlina. 10.

Perdana, I. P. A., & Valentina, T. D. (2022). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR: LITERATURE REVIEW. 7(12).

Syaipul Pahru, Baiq Fitri Raudatul Hikmah, Made Ayu Pransisca, M. G. (2025). Analisis Hakikat Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Syaipul. 3(3), 144–151.