Guru memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran di sekolah dasar. Namun, dalam lingkup Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), tantangan saat ini semakin kompleks dengan hadirnya Generasi Alpha yang sangat akrab dengan teknologi digital.
Pergeseran Peran Guru di Era Digital
Guru kini tidak lagi sekadar bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi harus mampu berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa agar tetap terlibat secara aktif. Tantangannya adalah bagaimana guru memberikan bimbingan, arahan, dan pendampingan agar siswa tidak hanya terpaku pada gawai, melainkan tetap membangun pemahaman konsep yang mendalam . Proses pembelajaran harus tetap berpusat pada siswa sebagai subjek, meskipun mereka memiliki akses informasi yang instan dari internet.
Tantangan Menciptakan Konsentrasi dan Interaksi
Karakteristik siswa sekolah dasar yang aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi menjadi tantangan tersendiri ketika mereka lebih melek teknologi dibanding generasi sebelumnya. Guru dituntut menciptakan suasana belajar yang lebih menarik daripada konten digital yang biasa mereka lihat. Lingkungan kelas yang kondusif harus tetap diupayakan agar siswa mau bertanya dan menyampaikan pendapat secara langsung, bukan hanya melalui layar .
Mengatasi Ketergantungan Digital melalui Pembelajaran Aktif
Guru dapat menjawab tantangan ini dengan menerapkan pembelajaran aktif melalui berbagai kegiatan fisik dan sosial. Penggunaan permainan edukatif non-digital dan kegiatan praktik yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari menjadi sangat penting untuk.
- Memastikan siswa memahami konsep secara bertahap dan tidak hanya mengandalkan hafalan atau informasi instan.
- Mengatasi rasa bosan siswa yang terbiasa dengan stimulasi digital yang cepat.
- Melatih keterampilan sosial dan komunikasi yang seringkali berkurang akibat penggunaan teknologi yang berlebihan.
Kesimpulan
Pembelajaran aktif tetap menjadi faktor utama keberhasilan meskipun teknologi berkembang pesat. Guru memiliki peran utama untuk merancang pembelajaran yang mampu menyeimbangkan kecakapan teknologi siswa dengan pengembangan karakter. Melalui pendekatan yang tepat, siswa Gen Alpha tidak hanya akan pintar secara digital, tetapi juga memiliki sikap positif dan keterampilan sosial yang bermanfaat bagi masa depan mereka.
Kata Kunci
Tantangan guru, Gen Alpha, Pembelajaran aktif, Sekolah dasar, PGSD, Teknologi pendidikan .
Author : An-Nisa Apriani, M.Pd, Safira Salsabila Putry
Sumber Artikel : https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/article/view/1468
Sumber Gambar : https://pin.it/4yQQBk3qC