Pembelajaran di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk dasar pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa sebagai bekal bagi jenjang pendidikan selanjutnya. Pada masa ini, siswa berada pada tahap perkembangan konkret, di mana mereka lebih mudah memahami materi melalui pengalaman langsung, aktivitas nyata, serta contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, proses pembelajaran perlu dirancang secara aktif, kontekstual, dan bermakna agar siswa tidak hanya menghafal informasi, tetapi juga mampu memahami dan menerapkannya dalam kehidupan nyata. Guru sekolah dasar menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran tersebut karena guru berperan langsung dalam mengatur suasana kelas, memilih metode pembelajaran yang sesuai, serta membimbing siswa selama proses belajar berlangsung. Dengan demikian, peran guru tidak hanya sebatas sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing.
Peran Guru Sekolah Dasar
Guru sekolah dasar berperan sebagai perancang, pelaksana, dan evaluator pembelajaran. Dalam perannya sebagai perancang, guru perlu menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Pembelajaran yang dirancang dengan baik akan membantu siswa memahami materi secara bertahap dan menyenangkan.
Bagi mahasiswa prodi PGSD, pemahaman tentang peran guru ini sangat penting sebagai bekal profesional di masa depan. Calon guru perlu memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional agar mampu menjalankan tugasnya secara optimal di sekolah dasar.
Strategi Menciptakan Pembelajaran Aktif
Pembelajaran aktif dapat diwujudkan melalui penggunaan metode dan model pembelajaran yang bervariasi, seperti pembelajaran kooperatif, diskusi kelompok, dan pembelajaran berbasis proyek. Metode tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam proses belajar, sehingga mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengolah dan menggunakannya. Selain metode pembelajaran, penggunaan media yang menarik juga berperan penting. Media visual, alat peraga, dan media berbasis teknologi dapat membantu siswa memahami konsep yang bersifat abstrak. Guru yang kreatif akan mampu menyesuaikan media pembelajaran dengan kondisi kelas dan kemampuan siswa.
Dampak Pembelajaran Bermakna
Pembelajaran yang aktif dan bermakna akan meningkatkan motivasi belajar siswa karena mereka terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan merasa bahwa materi yang dipelajari memiliki kaitan dengan kehidupan sehari-hari. Ketika siswa memahami tujuan pembelajaran dan merasakan manfaatnya secara nyata, mereka akan lebih antusias mengikuti kegiatan di kelas. Selain itu, pembelajaran bermakna juga melatih kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas diskusi, pemecahan masalah, serta eksplorasi ide, sehingga siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi mampu menganalisis dan menyimpulkan pengetahuan secara mandiri.
Kepercayaan diri siswa berkembang melalui kesempatan untuk berpendapat dan bekerja dalam kelompok. Interaksi dalam pembelajaran aktif melatih kerja sama, komunikasi, serta sikap saling menghargai. Dampaknya tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga membentuk karakter positif seperti tanggung jawab, disiplin, dan rasa percaya diri.
Penutup
Guru sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan bermakna. Oleh karena itu, pendidikan calon guru melalui prodi PGSD harus terus diperkuat agar mampu menghasilkan guru yang profesional, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Kata Kunci: Guru Sekolah Dasar, Pembelajaran Aktif, Pembelajaran Bermakna, Pendidikan Dasar, Prodi PGSD terbaik
Autor: An- Nisa Apriani, M.Pd , Elisa Dwi Nur Aini
Sumber Artikel:
Rusman. (2017). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sumber Gambar: https://sekolahchis.com/news/article/55/pentingnya-peran-guru-dalam-pembelajaran-di-kelas?id=55