Pendahuluan
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad ke-21 membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator pembelajaran. Tantangan yang dihadapi guru semakin kompleks karena peserta didik memiliki latar belakang yang beragam, akses informasi yang luas, serta tuntutan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Oleh karena itu, guru dituntut untuk memiliki kompetensi profesional dan pedagogik yang mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.


Konsep Pendidikan Abad ke-21
Pendidikan abad ke-21 menekankan pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan kehidupan nyata, seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta literasi teknologi. Kurikulum 2013 dirancang untuk menghasilkan peserta didik yang produktif, kreatif, inovatif, dan berkarakter melalui penguatan sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terintegrasi. Dalam hal ini, guru berperan penting dalam merancang pembelajaran inovatif yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal sesuai dengan tuntutan zaman.


Pembelajaran Abad ke-21
Pembelajaran abad ke-21 berorientasi pada siswa (student-centered learning), kolaboratif, kontekstual, dan terintegrasi dengan masyarakat. Siswa didorong untuk aktif dalam proses pembelajaran, mencari informasi dari berbagai sumber, serta mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, serta bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri. Dengan pendekatan ini, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan bagi peserta didik.


Peran Guru Abad ke-21
Guru abad ke-21 dituntut mampu menguasai pedagogi inovatif dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Guru juga berperan sebagai teladan dalam membangun karakter peserta didik, seperti tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian. Selain itu, guru diharapkan mampu menerapkan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) serta mengintegrasikan empat pilar pendidikan UNESCO, yaitu learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together, dalam proses pembelajaran.


Keterampilan Guru Menghadapi Abad ke-21

Untuk menghadapi tantangan abad ke-21, guru perlu memiliki keterampilan dalam memfasilitasi kreativitas siswa, merancang pembelajaran berbasis digital, serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Guru juga dituntut untuk terus mengembangkan profesionalisme melalui refleksi dan pengembangan diri secara berkelanjutan agar kualitas pembelajaran semakin meningkat.


Kesimpulan
Peran guru dalam pengajaran abad ke-21 sangat penting dalam menyiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan hidup yang sesuai dengan tuntutan zaman. Guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membimbing siswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan karakter. Oleh karena itu, guru perlu terus beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan kompetensi profesionalnya agar mampu menciptakan pembelajaran yang efektif, bermakna, dan relevan.
Kata Kunci : Peran Guru, Pendidikan Abad ke-21, Pembelajaran Inovatif, Keterampilan Abad 21, Teknologi Pendidikan, PGSD Terbaik

Author : An-Nisa Apriani, M.Pd, dan Umi Azizah

Sumber Artikel : https://e-journal.stp-ipi.ac.id/index.php/sapa/article/download/68/62

Sumber Gambar : https://share.google/Vq8jbhcREU5JgjI9A