Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam membekali siswa sekolah dasar dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sosial. Pembelajaran IPS tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga membantu siswa memahami realitas sosial di sekitarnya. Namun, dalam praktik pembelajaran di sekolah dasar, IPS masih sering diajarkan dengan metode ceramah dan penugasan, sehingga siswa cenderung pasif dan hanya menghafal materi.
Pembelajaran yang kurang melibatkan pengalaman nyata menyebabkan siswa kesulitan memahami konsep IPS secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sekitar menjadi salah satu solusi karena memanfaatkan lingkungan nyata sebagai sumber belajar yang bermakna.
Pembelajaran Kontekstual
Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) menekankan keterkaitan antara materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata siswa. Lingkungan sekitar, baik lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat, dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS. Melalui kegiatan pengamatan langsung, diskusi, dan refleksi, siswa dapat memahami konsep IPS secara lebih konkret.
Pengaruh Pembelajaran Kontekstual
Penerapan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sekitar memungkinkan siswa belajar secara aktif dan bermakna. Misalnya, dalam materi kegiatan ekonomi, siswa dapat mengamati aktivitas jual beli di lingkungan sekitar. Hal ini membantu siswa mengaitkan konsep teori dengan praktik nyata. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, serta kepedulian sosial siswa.
Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Kontekstual
Media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sekitar adalah lingkungan nyata yang ada di sekitar siswa, baik lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Lingkungan sekolah dimanfaatkan untuk mengamati interaksi sosial, kegiatan ekonomi sederhana, serta penerapan aturan di sekolah. Sementara itu, lingkungan masyarakat digunakan sebagai sumber belajar untuk memahami kegiatan ekonomi, kehidupan sosial, dan fasilitas umum di sekitar siswa. Untuk mendukung kegiatan pembelajaran, digunakan media pendukung seperti lembar kerja peserta didik, gambar, peta lingkungan, dan dokumentasi hasil pengamatan. Pemanfaatan media tersebut menjadikan pembelajaran IPS lebih kontekstual, aktif, dan memudahkan siswa memahami konsep secara bermakna.
Simpulan
Pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sekitar berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep IPS siswa sekolah dasar. Pendekatan ini menjadikan pembelajaran lebih relevan, bermakna, dan mudah dipahami. Oleh karena itu, guru disarankan untuk menerapkan pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sekitar sebagai alternatif strategi pembelajaran IPS di sekolah dasar.
Keyword: Pembelajaran Kontekstual, Lingkungan Sekitar, Pemahaman Konsep, IPS, Siswa Sekolah Dasar, Prodi PGSD, Terbaik
Penulis: An-Nisa Apriani,M.Pd. dan Icha Juliana Pramudita
Sumber gambar: https://g.co/gemini/share/574303842c30
Sumber Referensi
Arends, R. I. (2012). Learning to Teach. New York: McGraw-Hill.
Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.