Pendahuluan

Pembentukan karakter siswa di sekolah dasar merupakan fondasi penting bagi perkembangan mereka di jenjang berikutnya. Pada usia ini, anak berada dalam fase meniru, mengamati, dan membentuk kebiasaan. Oleh karena itu, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter sejak pagi hari. Aktivitas pagi bukan hanya rutinitas awal sebelum pembelajaran dimulai, tetapi menjadi wadah efektif untuk membiasakan perilaku positif, menanamkan nilai moral, serta membangun lingkungan sekolah yang kondusif dan berkarakter.

Aktivitas Pagi sebagai Media Pembentukan Karakter

Aktivitas pagi di sekolah dasar mencakup berbagai kegiatan seperti salam-sapa, berdoa bersama, literasi pagi, senam ringan, pemeriksaan kebersihan diri, hingga pengarahan singkat dari guru. Kegiatan sederhana ini memiliki dampak besar karena dilakukan secara konsisten. Ketika siswa memulai hari dengan kegiatan positif, mereka lebih siap secara mental, emosional, maupun sosial untuk mengikuti pembelajaran. Selain itu, pembiasaan yang dilakukan secara rutin akan mengkristal menjadi karakter yang melekat pada diri siswa.

Nilai-Nilai Karakter yang Dibiasakan

Melalui aktivitas pagi, terdapat beberapa nilai karakter yang dapat dikembangkan:

  1. Disiplin : Siswa belajar datang tepat waktu, mengikuti aturan barisan, dan menyiapkan perlengkapan belajar.
  2. Religius : Kegiatan berdoa atau membaca doa pagi membiasakan siswa untuk selalu bersyukur dan mendekatkan diri pada nilai-nilai spiritual.
  3. Tanggung Jawab : Pemeriksaan kebersihan diri dan perlengkapan membuat siswa bertanggung jawab pada kebutuhannya sendiri.
  4. Saling Menghargai : Salam-sapa kepada guru dan teman melatih sikap sopan, ramah, serta menghargai keberadaan orang lain.
  5. Rasa Ingin Tahu dan Literasi : Program literasi pagi membangun kebiasaan membaca dan menumbuhkan minat belajar sejak dini.
  6. Kerja Sama dan Kebersamaan : Aktivitas seperti senam atau tepuk semangat menguatkan interaksi sosial dan kebersamaan siswa.

Peran Guru dalam Pembiasaan Karakter

Guru memiliki peran penting sebagai teladan. Guru tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga menunjukkan contoh sikap disiplin, ramah, dan konsisten. Interaksi positif antara guru dan siswa pada pagi hari memberikan suasana hangat sehingga siswa merasa dihargai. Selain itu, guru dapat memanfaatkan momen pagi untuk memberikan motivasi, mengingatkan aturan sekolah, dan memberi penguatan terhadap perilaku positif yang muncul dari siswa.

Manfaat Pembiasaan Aktivitas Pagi

Pembiasaan nilai-nilai karakter melalui aktivitas pagi membawa sejumlah manfaat, di antaranya:

  1. Menciptakan atmosfer pembelajaran yang kondusif sejak awal hari.
  2. Membantu siswa membangun kesiapan mental dan emosional sebelum belajar.
  3. Mengurangi perilaku negatif karena siswa sudah diarahkan pada kegiatan positif.
  4. Menumbuhkan keteraturan dan rutinitas yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Mendukung terciptanya budaya sekolah yang disiplin, religius, dan penuh nilai-nilai positif.

Kesimpulan

Aktivitas pagi merupakan strategi sederhana namun efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa sekolah dasar. Melalui kegiatan rutin seperti salam-sapa, doa bersama, literasi, dan pemeriksaan kebersihan, sekolah dapat membentuk kebiasaan positif yang berdampak jangka panjang. Peran guru sebagai teladan sangat penting dalam memastikan pembiasaan berjalan konsisten dan bermakna. Dengan pembiasaan yang tepat, sekolah dapat menciptakan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter kuat.

Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Pembiasaan Aktivitas Pagi, Sekolah Dasar, Prodi PGSD Hebat, Prodi PGSD Terbaik

Author : An-Nisa Apriani dan Anum Devi Rahmawati

Sumber Artikel : View of Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar https://share.google/2Yp59YBw9KmkCINTW

Sumber Gambar : https://pin.it/5Oe9IpnzX