Pendahuluan

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) merupakan mata pelajaran terintegrasi di sekolah dasar yang bertujuan membekali peserta didik dengan pemahaman tentang fenomena alam dan kehidupan sosial di sekitarnya. Melalui IPAS, siswa diharapkan mampu mengembangkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap lingkungan alam dan sosial. Namun, pada praktiknya pembelajaran IPAS masih sering disampaikan secara teoritis dan kurang dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa.

Pembelajaran yang abstrak dan berpusat pada guru membuat siswa kurang aktif serta kesulitan memahami konsep secara menyeluruh. Padahal, siswa sekolah dasar memiliki karakteristik belajar yang membutuhkan pengalaman konkret dan kontekstual. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menghubungkan materi IPAS dengan kehidupan sehari-hari siswa, salah satunya melalui pembelajaran berbasis lingkungan lokal.

Konsep Pembelajaran IPAS Berbasis Lingkungan Lokal

Pembelajaran IPAS berbasis lingkungan lokal merupakan pendekatan yang memanfaatkan lingkungan sekitar siswa sebagai sumber belajar utama. Lingkungan lokal seperti sekolah, rumah, kebun, pasar, dan masyarakat sekitar memiliki potensi besar untuk mendukung pemahaman konsep IPAS karena dekat dengan kehidupan siswa.

Melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan sekitar, siswa dapat memahami konsep alam dan sosial secara nyata. Misalnya, pada materi ekosistem dan sumber daya alam, siswa dapat mengamati tanaman di halaman sekolah atau kebun rumah. Kegiatan ini membantu siswa memahami hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya secara konkret.

Langkah-Langkah Penerapan di Sekolah Dasar

Penerapan pembelajaran IPAS berbasis lingkungan lokal dapat dilakukan melalui beberapa langkah sederhana. Pertama, guru menentukan materi yang relevan dengan lingkungan sekitar siswa. Kedua, guru merancang kegiatan pengamatan atau eksplorasi lingkungan yang sesuai dengan usia dan kemampuan siswa. Ketiga, siswa melakukan pengamatan, mencatat hasil, berdiskusi, dan menyimpulkan bersama guru.

Melalui langkah-langkah tersebut, siswa dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran. Mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga membangun pengetahuan melalui pengalaman langsung.

Manfaat Pembelajaran Berbasis Lingkungan Lokal

Pembelajaran IPAS berbasis lingkungan lokal memberikan berbagai manfaat, antara lain meningkatkan pemahaman konsep secara bermakna, menumbuhkan motivasi belajar, serta melatih keterampilan berpikir kritis dan kerja sama. Selain itu, pembelajaran ini juga menanamkan sikap peduli terhadap lingkungan alam dan sosial sejak dini.

Simpulan

Pembelajaran IPAS berbasis lingkungan lokal merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa sekolah dasar. Pendekatan ini menjadikan pembelajaran lebih kontekstual, aktif, dan relevan dengan kehidupan siswa. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengintegrasikan lingkungan lokal dalam pembelajaran IPAS agar proses belajar menjadi lebih bermakna dan menyenangkan.

Keyword:

Pembelajaran IPAS, lingkungan lokal, pemahaman konsep, sekolah dasar, Prodi PGSD, Prodi PGSD Terbaik.

Penulis: An-Nisa Apriani, M.Pd. dan Icha Juliana Pramudita

Sumber gambar:

https://chatgpt.com/s/m_69852a553d648191a3be77bf020a14a2.

Sumber Referensi:

Arends, R. I. (2012). Learning to Teach. New York: McGraw-Hill.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.