Pengertian dan Karakteristik Media Simulasi Digital

Media simulasi digital merupakan media pembelajaran berbasis teknologi yang dirancang agar siswa dapat berinteraksi dengan konsep yang sedang dipelajari melalui representasi visual, manipulatif, dan interaktif. Digitalisasi pembelajaran memberi peluang baru dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan memicu rasa ingin tahu siswa lebih kuat dibanding media konvensional yang statis.

Dalam kajian literatur terbaru dijelaskan bahwa media interaktif seperti simulasi digital dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan karena memberikan pengalaman visualisasi yang konkret terhadap konsep yang abstrak sehingga siswa terdorong untuk mengeksplorasi lebih jauh materi pembelajaran.

Simulasi Digital sebagai Pemicu Rasa Ingin Tahu Siswa

Rasa ingin tahu merupakan motivasi intrinsik yang mendorong siswa untuk bertanya, menggali data, dan memahami fenomena baru secara aktif. Media simulasi digital memungkinkan siswa melakukan berbagai percobaan virtual secara langsung, misalnya mengamati fenomena sains melalui model simulasi yang responsif.

Pengalaman ini menciptakan situasi belajar yang bersifat hands-on secara virtual dan mendorong siswa terlibat secara kognitif. Penelitian terkini menunjukkan bahwa simulasi digital membantu siswa menjadi lebih aktif karena mereka memiliki kontrol dalam mengeksplorasi variabel yang berkaitan dengan konsep pembelajaran.

Implikasi Simulasi Digital terhadap Pengembangan Karakter Belajar di Sekolah Dasar

Selain meningkatkan keterlibatan, media simulasi digital berperan dalam membangun rasa ingin tahu secara berkelanjutan. Pada usia sekolah dasar, perkembangan kognitif anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman eksploratif dan interaktif.

Studi terbaru menunjukkan bahwa persepsi positif siswa terhadap simulasi digital berkorelasi dengan peningkatan pemahaman konsep, keterlibatan belajar, serta kepuasan belajar — yang merupakan indikator munculnya rasa ingin tahu.

Dalam praktik pembelajaran, simulasi digital membantu guru merancang kegiatan belajar yang lebih responsif. Fitur umpan balik langsung memungkinkan siswa memahami hubungan sebab-akibat sehingga mendorong mereka untuk mencoba skenario lain dan mengajukan pertanyaan lanjutan.

Tantangan Implementasi Media Simulasi Digital

Meskipun memiliki banyak manfaat, penerapan simulasi digital masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan infrastruktur, akses perangkat teknologi, kestabilan jaringan, serta kompetensi guru dalam mengintegrasikan media digital secara optimal.

Oleh karena itu, dukungan sarana prasarana dan pelatihan pendidik menjadi faktor penting agar simulasi digital dapat berfungsi maksimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kesimpulan

Media simulasi digital memiliki peran strategis dalam pendidikan dasar karena mampu menghadirkan pengalaman belajar interaktif yang menumbuhkan rasa ingin tahu, meningkatkan keterlibatan siswa, serta memperdalam pemahaman konsep. Implementasi yang tepat disertai dukungan infrastruktur dan kompetensi guru akan memperkuat efektivitas media ini dalam pembelajaran sekolah dasar.

Kata Kunci: Media Simulasi Digital, Rasa Ingin Tahu Siswa, Pembelajaran Interaktif, Pendidikan Sekolah Dasar, Teknologi Pendidikan, Prodi PGSD terbaik

Author: An- Nisa Apriani, M.Pd , Firna

Sumber Artikel : 1. Pemanfaatan media interaktif seperti simulasi digital dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. 2025.

Sumber Gambar : https://gemini.google.com/app/d6ad3ee79a3385f7?is_sa=1&is_sa=1&android-min-version=301356232&ios-min-version=322.0&campaign_id=bkws&utm_source=sem&utm_medium=paid-media&utm_campaign=bkws&pt=9008&mt=8&ct=p-growth-sem-bkws&gclsrc=aw.ds&gad_source=1&gad_campaignid=20437330464&gbraid=0AAAAApk5Bhl1zCIuhdv890u5ZQiBeXaVt&gclid=CjwKCAiA1obMBhAbEiwAsUBbIhtlG0gawVcMoGfBnnmBtbNtSaiFIyBWnXnl_1mzYz1tErCqdxRxTxoC_TUQAvD_BwE