Pendahuluan
Era Society 5.0 ditandai dengan pemanfaatan teknologi yang berorientasi pada kesejahteraan manusia. Dalam bidang pendidikan, khususnya di Sekolah Dasar (SD), pembelajaran tidak hanya dituntut mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan dan karakter peserta didik. Pendidikan SD menjadi fondasi awal dalam membentuk sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman secara seimbang.
Konsep Pembelajaran SD di Era Society 5.0
Pembelajaran di SD pada era Society 5.0 mengintegrasikan teknologi digital dengan pendekatan pembelajaran yang humanis. Media pembelajaran interaktif, video edukatif, dan aplikasi pembelajaran digunakan sebagai sarana pendukung agar proses belajar menjadi lebih menarik dan bermakna. Meskipun demikian, peran guru tetap menjadi pusat dalam membimbing, memotivasi, dan menanamkan nilai karakter kepada siswa.
Prinsip-Prinsip Pembelajaran Era Society 5.0
Prinsip utama pembelajaran SD di era Society 5.0 meliputi pembelajaran yang berpusat pada siswa, pembelajaran kontekstual, pemanfaatan teknologi secara bijak, serta penguatan nilai karakter. Pembelajaran berpusat pada siswa memberi ruang bagi anak untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan bereksplorasi. Pembelajaran kontekstual mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa.
Manfaat Pembelajaran Aktif dan Menyenangkan di Sekolah Dasar
Pembelajaran aktif dapat meningkatkan motivasi belajar karena siswa merasa lebih tertantang dan terlibat. Selain itu, pembelajaran ini membantu siswa mengembangkan keterampilan abad 21, seperti kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan berpikir kritis. Pengalaman langsung juga mempermudah pemahaman konsep, sementara suasana menyenangkan membentuk sikap positif terhadap belajar. Selain itu, aktivitas kelompok dapat menumbuhkan karakter seperti tanggung jawab, kerja sama, dan kedisiplinan.
Manfaat Pembelajaran Society 5.0 di Sekolah Dasar
Penerapan pembelajaran era Society 5.0 di SD memberikan manfaat yang signifikan, antara lain meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam belajar. Siswa juga dilatih mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Selain itu, pembelajaran ini membantu menumbuhkan literasi digital sejak dini serta membentuk sikap tanggung jawab dan kepedulian sosial.
Peran Guru dalam dalam Pembelajaran Era Society 5.0
Guru memiliki peran penting dalam mengelola pembelajaran yang seimbang antara teknologi dan nilai kemanusiaan. Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogik dan literasi digital agar mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik siswa SD. Guru juga berperan sebagai teladan dalam penggunaan teknologi yang bijak.
Kesimpulan
Pembelajaran Sekolah Dasar di era Society 5.0 menekankan integrasi antara teknologi dan pendekatan humanis. Dengan peran guru yang adaptif dan pemanfaatan teknologi secara tepat, pembelajaran di SD dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kata Kunci : Society 5.0, Pembelajaran Sekolah Dasar, Pendidikan Humanis, Teknologi Pendidikan, Prodi PGSD Hebat, Prodi PGSD Terbaik
Author : An-Nisa Apriani dan Dian Armania
Sumber Artikel : Pembelajaran Sekolah Dasar di Era Society 5.0 sebagai Fondasi Pendidikan Humanis dan Berbasis Teknologi https://jurnalstkipmelawi.ac.id/index.php/JPD/article/view/3483
Sumber Gambar : https://imagelink.example/pembelajaran-sd-society5