
Keaktifan belajar siswa merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD). Siswa yang aktif tidak hanya terlibat secara fisik, tetapi juga secara mental dan emosional dalam kegiatan belajar. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran masih sering berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan metode pembelajaran yang mampu meningkatkan partisipasi siswa, salah satunya adalah metode diskusi.
Metode Diskusi dalam Pembelajaran SD
Metode diskusi merupakan metode pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertukar pendapat, mengemukakan ide, serta bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan. Menurut Trianto (2019), metode diskusi dapat melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama siswa. Dalam pembelajaran SD, metode diskusi biasanya dilakukan dalam kelompok kecil agar siswa lebih leluasa berpartisipasi dan tidak merasa takut untuk menyampaikan pendapat.
Penerapan metode diskusi harus disesuaikan dengan karakteristik dan tingkat perkembangan siswa SD. Guru perlu memberikan topik yang sederhana, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar diskusi berjalan efektif.
Peningkatan Keaktifan Belajar melalui Diskusi
Penggunaan metode diskusi terbukti mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa SD. Keaktifan belajar terlihat dari meningkatnya keberanian siswa dalam bertanya, menjawab
pertanyaan, serta menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran. Penelitian Sari dan Setiawan (2021) menunjukkan bahwa metode diskusi dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa sekolah dasar secara signifikan.
Selain itu, metode diskusi menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Siswa tidak hanya menerima informasi dari guru, tetapi juga membangun pemahaman melalui interaksi dengan teman sebaya. Hal ini sejalan dengan pendapat Rusman (2020) yang menyatakan bahwa pembelajaran aktif dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa.
Peran Guru dalam Metode Diskusi
Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan jalannya diskusi agar tetap sesuai dengan tujuan pembelajaran. Guru perlu mengatur waktu, membagi kelompok secara adil, serta memastikan setiap siswa mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi. Selain itu, guru juga harus memberikan penguatan dan umpan balik agar siswa semakin termotivasi untuk aktif dalam diskusi.
Kesimpulan
Metode diskusi merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa Sekolah Dasar. Melalui diskusi, siswa menjadi lebih aktif, komunikatif, dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, penerapan metode diskusi sangat dianjurkan bagi guru SD dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam upaya menciptakan pembelajaran yang aktif dan bermakna.
Kata kunci : Metode Diskuasi, keaktifan belajar, Prodi PGSD Terbaik
Autor: An-Nisa Apriani, S.Pd.M.Pd, Ita Pratama Sari
Sumber Artikel: Sari, D. P., & Setiawan, A. (2021). Penerapan metode diskusi untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 145–152.