Konsep Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar

Penguatan pendidikan karakter merupakan upaya terencana dan berkelanjutan dalam membentuk sikap, nilai, serta perilaku positif peserta didik sejak jenjang sekolah dasar. Pendidikan karakter tidak hanya menekankan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian siswa secara menyeluruh agar memiliki nilai moral, etika, tanggung jawab, serta sikap sosial yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Proses penguatan karakter dipengaruhi oleh kondisi individu siswa dan lingkungan belajar yang mendukung.

Pembelajaran Tematik Terpadu sebagai Sarana Penguatan Karakter

Pembelajaran tematik terpadu dipandang sebagai pendekatan yang efektif dalam penguatan pendidikan karakter karena mengintegrasikan berbagai mata pelajaran ke dalam satu tema yang dekat dengan kehidupan siswa. Melalui pembelajaran ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengalami proses pembelajaran yang bermakna. Nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan kepedulian sosial dapat ditanamkan secara kontekstual melalui aktivitas belajar yang terintegrasi.

Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Tematik Terpadu

Pembelajaran tematik terpadu memberikan ruang yang luas bagi pengembangan berbagai nilai karakter pada peserta didik. Nilai disiplin tercermin dari kepatuhan siswa terhadap aturan pembelajaran, tanggung jawab terlihat dari kesungguhan dalam menyelesaikan tugas, kejujuran ditunjukkan dalam proses belajar, kerja sama berkembang melalui kegiatan kelompok, dan kepedulian sosial tumbuh melalui interaksi dengan lingkungan sekitar. Nilai-nilai tersebut ditanamkan secara bertahap melalui pembiasaan sikap positif selama proses pembelajaran berlangsung.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penguatan Pendidikan Karakter

Penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik terpadu dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal siswa. Faktor internal meliputi minat belajar, motivasi, sikap, serta kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Faktor eksternal mencakup peran guru sebagai fasilitator, suasana kelas yang kondusif, lingkungan sekolah, serta dukungan keluarga dan masyarakat. Keselarasan antara kedua faktor tersebut sangat menentukan keberhasilan pembentukan karakter siswa.

Peran Media Pembelajaran dalam Penguatan Pendidikan Karakter

Media pembelajaran memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran tematik terpadu untuk memperkuat pendidikan karakter. Penggunaan media yang tepat dapat meningkatkan motivasi belajar, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta melatih sikap tanggung jawab dan kerja sama siswa. Media seperti modul tematik, media visual, animasi, presentasi, dan media interaktif berbasis teknologi membantu guru menyampaikan materi dan nilai-nilai karakter secara lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Kesimpulan

Penguatan pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara efektif melalui pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar. Dukungan faktor internal dan eksternal siswa serta penggunaan media pembelajaran yang tepat mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, pembelajaran tematik terpadu berperan penting dalam membentuk peserta didik yang berkarakter positif, berakhlak baik, dan siap menghadapi kehidupan sosial.

Keywords: Pendidikan Karakter, Pembelajaran Tematik Terpadu, Media Pembelajaran, Prodi PGSD Terbaik

Penulis: An-Nisa Apriani, M.Pd. dan Riya Hutami Nur Fatimah

Sumber gambar : https://share.google/images/WuSmvdWtIZBFfwNHJ

Sumber Referensi: Humaira, A. R., Kurnianti, E. M., & Hasanah, U. (2023). Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Terpadu di Sekolah Dasar. Jurnal Genta Mulia, 14(2).