Pendahuluan
Pendidikan sekolah dasar merupakan fondasi utama dalam membentuk kemampuan akademik, sikap, dan karakter peserta didik. Pada jenjang ini, siswa berada pada tahap perkembangan awal yang sangat membutuhkan pembelajaran yang menarik, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik usia mereka. Oleh karena itu, proses pembelajaran di sekolah dasar tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada upaya menumbuhkan motivasi dan minat belajar siswa agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.
Hakikat Pembelajaran pada Anak Sekolah Dasar
Pembelajaran pada anak sekolah dasar memiliki karakteristik khusus karena siswa masih berada pada tahap berpikir konkret. Siswa lebih mudah memahami materi apabila disajikan melalui contoh nyata, gambar, aktivitas langsung, dan pengalaman belajar yang menyenangkan. Pembelajaran yang bersifat satu arah dan monoton cenderung membuat siswa cepat bosan dan kurang terlibat secara aktif. Oleh karena itu, guru dituntut untuk mampu merancang pembelajaran yang interaktif, variatif, dan berpusat pada siswa.
Selain itu, keberhasilan pembelajaran di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh motivasi belajar siswa. Motivasi belajar berperan sebagai pendorong utama yang membuat siswa bersemangat mengikuti kegiatan pembelajaran, memperhatikan penjelasan guru, serta berusaha memahami materi yang dipelajari. Motivasi yang tinggi akan berdampak positif terhadap keterlibatan siswa dan hasil belajar yang dicapai.
Peran Media Pembelajaran dalam Proses Pendidikan
Media pembelajaran merupakan sarana atau alat yang digunakan guru untuk menyampaikan materi pembelajaran agar lebih mudah dipahami oleh siswa. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu mengonkretkan konsep yang abstrak, menarik perhatian siswa, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Media pembelajaran juga berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar karena mampu menyesuaikan dengan berbagai gaya belajar siswa.
Berbagai jenis media pembelajaran dapat digunakan di sekolah dasar, seperti media visual (gambar, poster, kartu kata), media audio-visual (video pembelajaran, animasi), serta media berbasis teknologi seperti presentasi PowerPoint dan media interaktif digital. Pemanfaatan media pembelajaran yang tepat dapat membantu siswa membangun pemahaman konsep secara bertahap dan meningkatkan keterampilan akademik mereka. Hal ini sejalan dengan teori konstruktivisme yang menekankan bahwa pengetahuan dibangun melalui pengalaman belajar yang bermakna.
Kesimpulan
Pembelajaran di sekolah dasar membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah melalui pemanfaatan media pembelajaran yang tepat dan bervariasi. Media pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi, minat, dan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Dengan penggunaan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan menyenangkan, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat secara optimal. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu memilih dan mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa sekolah dasar sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan.
Keywords: Media Pembelajaran, Motivasi dan Hasil Belajar, Siswa Sekolah Dasar, Prodi PGSD Terbaik
Penulis: (An-Nisa Apriani, M.Pd. Dan Popi Wukandari)
Sumber Gambar: https://zonautara.com/wp-content/uploads/2024/07/UNICEF-anak- papua-02.jpg
Daftar Pustaka
Sutrisna, A. A., Ruswandi, D. N. A., Tambunan, P. S., Maysyarah, & Khairunnisa.
(2024). Analisis permasalahan belajar pada anak sekolah dasar. Journal on Education, 6(4), 20828–20834.