Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Alma Ata terus berkomitmen dalam menghasilkan calon guru SD yang profesional, inovatif, dan berpikir reflektif. Salah satu pendekatan yang menjadi fokus utama dalam pembelajaran adalah pembelajaran student-centered atau pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Pendekatan ini dirancang untuk mendukung perkembangan kognitif, afektif, dan sosial anak secara optimal dari masa sekolah dasar.
Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa
Pembelajaran student-centered menempatkan siswa sebagai pusat proses belajar. Guru tidak lagi hanya menjadi pemberi materi, tetapi sebagai fasilitator yang memandu siswa menemukan pengetahuan melalui pengalaman belajar aktif. Mahasiswa Prodi PGSD diperkenalkan pada konsep ini sejak awal perkuliahan, termasuk bagaimana merancang rencana pembelajaran yang mempertimbangkan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa. Pelatihan seperti microteaching dan simulasi pembelajaran menjadi bagian penting untuk membekali mahasiswa keterampilan ini.
Pendekatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, misalnya melalui diskusi kelompok, proyek kolaboratif, maupun refleksi individu. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami materi pelajaran secara kognitif tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi yang baik.
Manfaat Student-Centered bagi Peserta Didik
Pembelajaran student-centered memberikan banyak manfaat bagi peserta didik. Pertama, siswa menjadi lebih termotivasi karena pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Motivasi belajar yang kuat sangat penting untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam kegiatan akademik maupun non akademik. Selain itu, pendekatan ini membantu siswa membangun rasa tanggung jawab atas proses belajarnya sendiri.
Kedua, siswa memiliki kesempatan lebih besar untuk berkolaborasi dengan teman sekelas, yang dapat mengembangkan keterampilan sosial dan emosional. Kemampuan bekerja sama, saling menghargai pendapat orang lain, serta menyelesaikan masalah bersama adalah keterampilan penting yang akan berguna sepanjang kehidupan.
Peran Dosen dalam Penguatan Karakter Calon Guru
Dosen PGSD Universitas Alma Ata tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori pembelajaran, tetapi juga mempraktikkan pendekatan ini dalam kelas. Kuliah interaktif, presentasi, dan diskusi menjadi bagian dari strategi pembelajaran yang menerapkan student-centered secara konsisten. Hal ini memberi mahasiswa contoh nyata bagaimana proses pembelajaran yang efektif dan bermakna berlangsung.
Kesimpulan
Pendekatan student-centered menjadi landasan penting dalam pembentukan kompetensi calon guru SD melalui Prodi PGSD Universitas Alma Ata. Dengan fokus pada kebutuhan dan peran aktif siswa dalam pembelajaran, lulusan PGSD siap menciptakan suasana kelas yang dinamis dan mendukung perkembangan peserta didik secara holistik. Hal ini menunjukkan bahwa PGSD tidak hanya mendidik calon guru yang kompeten secara akademik, tetapi juga reflektif, inovatif, dan berkarakter.
Keywords : Karakter Guru, Prodi PGSD, Student-Centered Learning, PGSD Terbaik
Penulis : An-Nisa Apriani, M.Pd. dan Nadia Qistina
Sumber gambar : https://www.kotaku.id/wp-content/uploads/2024/02/Praktik-Mudah-Pengintegrasian-SKP-ke-Dalam-Platform-Merdeka-Mengajar-1.jpg
Sumber referensi
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Mulyasa, E. (2021). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya. Sani, R. A. (2020). Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara. Slavin, R. E. (2018). Educational Psychology: Theory and Practice. Boston: Pearson. Website Resmi Program Studi PGSD Universitas Alma Ata.