Pendahuluan
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Media pembelajaran digital seperti video pembelajaran, animasi, aplikasi interaktif, dan platform pembelajaran daring semakin banyak digunakan oleh guru sebagai sarana pendukung pembelajaran. Siswa sekolah dasar yang berada pada tahap perkembangan operasional konkret cenderung menyukai pembelajaran yang visual, interaktif, dan menarik. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran digital dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna.
Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan proses pembelajaran. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi akan lebih aktif, antusias, dan memiliki keinginan kuat untuk memahami materi pelajaran. Namun, pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks sering menyebabkan siswa merasa bosan dan kurang termotivasi. Dalam hal ini, media pembelajaran digital diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar.
Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
Motivasi belajar dapat diartikan sebagai dorongan internal maupun eksternal yang mendorong siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Motivasi belajar yang tinggi ditandai dengan perhatian siswa terhadap pelajaran, keaktifan dalam bertanya, serta ketekunan dalam menyelesaikan tugas. Pada jenjang sekolah dasar, motivasi belajar sangat dipengaruhi oleh cara guru menyampaikan materi dan media yang digunakan dalam pembelajaran. Media pembelajaran digital yang menarik secara visual dan audio dapat membantu meningkatkan perhatian dan minat siswa terhadap pelajaran.
Pengaruh Media Pembelajaran Digital
Penggunaan media pembelajaran digital memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif bagi siswa. Media digital memungkinkan penyajian materi secara visual, animatif, dan interaktif sehingga siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga mengamati dan berinteraksi langsung dengan materi pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa dan mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.
Selain itu, media pembelajaran digital dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Pembelajaran yang dikemas melalui video atau aplikasi interaktif dapat mengurangi kejenuhan dan meningkatkan fokus siswa. Dengan meningkatnya ketertarikan terhadap pembelajaran, motivasi belajar siswa pun akan meningkat. Motivasi yang tinggi ini akan berdampak positif terhadap partisipasi siswa dalam pembelajaran serta pemahaman terhadap materi yang diajarkan.
Media pembelajaran digital juga mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel dan kreatif. Guru dapat menyesuaikan media dengan kebutuhan dan karakteristik siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran digital tidak hanya berpengaruh pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif berupa motivasi belajar siswa.
Kesimpulan
Penggunaan media pembelajaran digital memiliki pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Media digital mampu menyajikan materi pembelajaran secara menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Peningkatan motivasi belajar membuat siswa lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru sekolah dasar disarankan untuk memanfaatkan media pembelajaran digital secara optimal sebagai upaya meningkatkan motivasi dan kualitas pembelajaran di kelas.
Keyword:
Media Pembelajaran Digital, Motivasi Belajar, Siswa SD, Prodi PGSD Terbaik
Penulis: An-Nisa Apriani, M.Pd. dan Helma Rahmawati
Sumber gambar:
Sumber Referensi:
Arsyad, A. (2019). Media Pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.