Pendahuluan
Penggunaan media pembelajaran yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif di sekolah dasar. Peserta didik pada jenjang ini masih berada pada tahap perkembangan operasional konkret, sehingga membutuhkan media yang mampu menghadirkan konsep pembelajaran secara nyata dan menarik. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media diorama. Diorama merupakan media pembelajaran tiga dimensi yang menampilkan miniatur suatu objek, peristiwa, atau lingkungan tertentu secara visual. Media ini memungkinkan peserta didik untuk melihat, mengamati, dan memahami materi pelajaran dengan lebih konkret. Oleh karena itu, penggunaan media diorama diyakini dapat memberikan pengaruh positif terhadap minat belajar peserta didik di sekolah dasar.
Minat Belajar Peserta Didik
Minat belajar memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Peserta didik yang memiliki minat belajar tinggi cenderung lebih antusias, aktif bertanya, dan terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Dalam praktiknya, pembelajaran di sekolah dasar masih sering didominasi oleh metode ceramah dan penggunaan buku teks, sehingga menyebabkan peserta didik mudah merasa bosan. Kehadiran media diorama dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Media diorama menyajikan materi pembelajaran secara visual dan konkret, sehingga mampu menarik perhatian peserta didik sejak awal pembelajaran berlangsung.
Pengaruh Penggunaan Media Diorama
Penggunaan media diorama dalam pembelajaran memungkinkan peserta didik untuk belajar melalui pengalaman langsung. Peserta didik tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga mengamati bentuk, warna, dan susunan objek yang ditampilkan dalam diorama. Hal ini dapat merangsang rasa ingin tahu peserta didik dan mendorong mereka untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, media diorama juga membantu peserta didik memahami materi yang bersifat abstrak menjadi lebih nyata, sehingga memudahkan pemahaman konsep dan meningkatkan ketertarikan terhadap pelajaran.
Media diorama juga berperan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pembelajaran yang melibatkan media visual tiga dimensi dapat mengurangi kejenuhan dan meningkatkan fokus peserta didik. Dengan suasana belajar yang lebih menarik, peserta didik akan merasa senang mengikuti pembelajaran dan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk belajar. Minat belajar yang meningkat ini secara tidak langsung akan berdampak pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Selain itu, penggunaan media diorama juga dapat mendorong interaksi antara guru dan peserta didik serta antar peserta didik, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
Kesimpulan
Penggunaan media diorama memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di sekolah dasar. Media diorama mampu menyajikan materi pembelajaran secara konkret, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Dengan meningkatnya minat belajar, peserta didik menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, guru sekolah dasar disarankan untuk memanfaatkan media diorama sebagai salah satu alternatif media pembelajaran guna menciptakan proses belajar yang lebih efektif, menarik, dan bermakna bagi peserta didik.
Kata Kunci : Diorama, Minat Belajar, Peserta Didik, Sekolah Dasar, PGSD Terbaik
Author : An-nisa Apriani M.Pd. dan Firna.
Sumber Artikel : https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/28560/15320