
Konsep Numerasi
Numerasi merupakan kemampuan menggunakan konsep dan keterampilan matematika dalam berbagai situasi kehidupan. Kemampuan ini mencakup pemahaman bilangan, penalaran matematis, analisis informasi numerik, interpretasi data, serta penyelesaian masalah yang melibatkan angka maupun simbol. Di sekolah dasar, numerasi menjadi bagian dari literasi abad ke-21 yang penting agar siswa mampu menghadapi situasi sehari-hari yang berkaitan dengan pengukuran, pola, data, dan perhitungan.
Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL)
Pembelajaran Berbasis Masalah adalah model yang memusatkan kegiatan belajar pada siswa melalui penyelesaian masalah nyata. Siswa diajak menganalisis masalah, mengeksplorasi strategi penyelesaian, dan bekerja sama untuk menemukan solusi. Dalam konteks numerasi, PBL efektif karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk memahami angka dan data melalui situasi nyata. Proses tanya jawab, penyelidikan, dan diskusi membuat siswa lebih aktif membangun pemahaman sendiri serta menghubungkan pelajaran matematika dengan kehidupan sehari-hari.
Peran Guru dalam Merancang Pembelajaran Numerasi Berbasis PBL
Guru memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan numerasi melalui penerapan PBL. Guru harus mampu menyusun masalah kontekstual yang relevan, menyiapkan strategi dan media pembelajaran, serta mengelola diskusi kelompok. Sebagai fasilitator, guru tidak memberikan jawaban langsung, tetapi memberi ruang kepada siswa untuk berpikir, mencoba, dan merefleksi proses belajarnya. Guru juga perlu melakukan penilaian proses dan hasil belajar agar siswa dapat menerapkan numerasi secara nyata. Prodi PGSD Universitas Alma Ata turut membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang PBL sehingga dapat diimplementasikan terutama pada pembelajaran matematika
Implementasi PBL dalam Pembelajaran Matematika
Penerapan PBL dalam matematika dilakukan melalui beberapa langkah: pemberian masalah autentik, pembentukan kelompok kecil, penyelidikan mandiri dan kolaboratif, presentasi hasil, serta evaluasi. Model ini mendorong siswa untuk aktif dan memahami konsep lebih mendalam karena belajar melalui situasi yang dekat dengan kehidupan mereka. Walaupun membutuhkan kesiapan guru dan belum tentu cocok untuk semua siswa, PBL terbukti meningkatkan minat belajar, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman konsep matematika.
Pengaruh PBL terhadap Kemampuan Numerasi
PBL memberikan dampak positif terhadap peningkatan numerasi karena siswa terbiasa menganalisis informasi, menerapkan konsep matematika, serta menyusun strategi penyelesaian masalah. Selain itu, kerja sama kelompok, komunikasi, dan refleksi yang terjadi selama pembelajaran memperkuat pemahaman numerik siswa. Dibandingkan metode konvensional, PBL lebih efektif dalam mengembangkan literasi data, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir sistematis.
Kesimpulan
PBL merupakan model pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan numerasi karena memberi pengalaman belajar berbasis masalah nyata. Guru berperan merancang kegiatan, memfasilitasi proses berpikir, dan mengevaluasi pembelajaran sehingga siswa dapat memahami dan menerapkan konsep matematika dengan lebih baik. Pendekatan ini terbukti membantu siswa mengembangkan keterampilan numerasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah secara lebih optimal.
Kata kunci : Matematika, Numerasi, PBL, Prodi PGSD
Author : Ibu An-Nisa Apriani, M.Pd. dan Ninis Retnaningsih
Sumber gambar : https://share.google/oOH8og0Jtx98OIqRI
Sumber artikel: https://journal.unismuh.ac.id/index.php/sigma/article/download/17334/pdf?utm_source=chatgpt.com