Yogyakarta — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Alma Ata menyelenggarakan kegiatan Magang Pendidikan 1 sebagai bagian dari pembelajaran praktis bagi mahasiswa untuk mengenal langsung lingkungan sekolah dasar. Kegiatan ini memberi kesempatan memperoleh pengalaman nyata tentang kehidupan sekolah, proses pembelajaran, dan aktivitas guru serta peserta didik, sehingga mahasiswa dapat mengaitkan teori perkuliahan dengan praktik di lapangan.
Dalam Magang Pendidikan 1, mahasiswa mengamati berbagai aspek lingkungan sekolah: kondisi fasilitas, aktivitas guru, karakter peserta didik, proses pembelajaran, dan interaksi antara guru dan siswa. Pengamatan tersebut membantu mahasiswa memahami tugas dan tanggung jawab guru sekolah dasar, serta menyadari bahwa profesi guru melibatkan lebih dari penyampaian materi
meliputi keterampilan komunikasi, manajemen kelas, pemahaman peserta didik, dan kemampuan membangun hubungan yang baik dengan seluruh warga sekolah.
Magang juga menjadi wadah untuk menerapkan teori pendidikan secara langsung. Mahasiswa melihat bagaimana guru menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik siswa, sehingga menegaskan bahwa kompetensi keguruan tumbuh lewat pembelajaran teoritis dan pengalaman lapangan.
Temuan (Inovasi & Dasar, 2025) sejalan dengan hal ini, menunjukkan bahwa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa PGSD untuk memahami kultur sekolah, struktur organisasi, tata tertib, kegiatan kurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan kebiasaan positif di sekolah. Penelitian tersebut menilai pelaksanaan PLP dalam kategori sangat baik dengan persentase 85%.
Melalui Magang Pendidikan 1, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi keguruan secara bertahap, termasuk kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Interaksi dengan guru dan siswa membantu membentuk disiplin, tanggung jawab, keterampilan komunikasi, kerja sama, dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan sekolah.
Pengalaman langsung ini juga meningkatkan kesiapan mahasiswa memasuki profesi keguruan. (Inovasi & Dasar, 2025) menemukan bahwa PLP berpengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa menjadi guru dengan nilai signifikansi 0,001, menandakan bahwa pengalaman di lingkungan sekolah mampu membentuk pandangan positif terhadap profesi guru.
Bagi mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata, Magang Pendidikan 1 merupakan langkah awal untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan. Dengan belajar dari pengalaman guru, memahami karakter peserta didik, dan mengamati kondisi pembelajaran di sekolah, mahasiswa mendapatkan bekal untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan sebagai calon guru sekolah dasar.
Secara keseluruhan, Magang Pendidikan 1 tidak hanya memperkenalkan mahasiswa pada lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi keguruan. Pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi dasar bagi mahasiswa PGSD Universitas Alma Ata untuk terus mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri menjadi guru yang kompeten, percaya diri, dan profesional.
Referensi : Karopak, J. (2025). Pengaruh Pengenalan Lapangan Persekolahan terhadap minat
menjadi guru sekolah dasar mahasiswa jurusan PGSD. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(3), 553–559. https://www.jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/view/6568/4531
Kata Kunci : Magang Pendidikan 1, PGSD, kompetensi keguruan, calon guru, sekolah dasar.
Author : Naa’il Eka Mukhbita & Yuana Amelia