
Prodi PGSD Universitas Alma Ata
Yogyakarta — Prodi Pgsd Universtas Alma Ata dan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Alma Ata (UAA) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Matematika untuk Kesetaraan dan Keadilan Sosial” pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan pendidikan matematika yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga mampu membangun kesadaran sosial, kesetaraan, dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat. Seminar ini menjadi ruang kolaborasi bagi dosen, mahasiswa, guru, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk bertukar gagasan mengenai peran matematika dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
Kegiatan seminar diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Alma Ata yang menekankan pentingnya pendidikan matematika sebagai sarana membentuk generasi yang kritis, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial. Dalam sambutannya, Dekan FITK menyampaikan bahwa matematika tidak hanya berfokus pada angka dan perhitungan, tetapi juga dapat digunakan untuk memahami berbagai fenomena sosial melalui data dan fakta yang objektif.
“Tema yang diangkat pada seminar ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Matematika memiliki peran penting dalam membangun kemampuan berpikir kritis sekaligus menumbuhkan kesadaran akan nilai kesetaraan dan keadilan sosial. Kami berharap seminar ini dapat memberikan wawasan baru bagi peserta untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual,” ujar Dekan FITK Universitas Alma Ata.
Seminar nasional ini menghadirkan narasumber internasional, “Artom Nokkaew, Ph.D. dari Thailand, yang membawakan materi mengenai konsep “equity, equality, dan justice dalam konteks pendidikan dan kehidupan sosial. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa ketiga konsep tersebut memiliki keterkaitan yang erat, tetapi memiliki makna yang berbeda dalam penerapannya.
Artom Nokkaew menjelaskan bahwa equality atau kesetaraan mengacu pada pemberian kesempatan dan sumber daya yang sama kepada setiap individu. Namun, kesetaraan belum tentu menghasilkan hasil yang adil karena setiap orang memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan equity atau keadilan, yaitu pemberian dukungan sesuai kebutuhan masing-masing individu agar semua orang memiliki peluang yang setara untuk mencapai tujuan yang sama.
Dalam dunia pendidikan, keadilan sosial tidak hanya diwujudkan melalui pemberian bantuan kepada peserta didik yang membutuhkan, tetapi juga melalui penciptaan lingkungan belajar yang mampu mengakomodasi keberagaman dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta didik untuk berkembang.
Melalui berbagai contoh yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa matematika dapat menjadi alat untuk membaca realitas sosial melalui data, statistik, grafik, dan berbagai bentuk informasi numerik lainnya. Penyelenggaraan seminar nasional ini sejalan dengan komitmen PGSD dan Pendidikan Matematika Universitas Alma Ata dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan berpikir kritis.
Referensi: Artorn Nokkaew. (2024). Equity in Mathematics Education. Naresuan University, Thailand. https://www.researchgate.net/publication/378205234_Equity_in_Mathematics_Education
Kata kunci: Seminar Nasional, Matematika untuk Kesetaraan dan Keadilan Sosial, Prodi Pgsd Universtas Alma Ata, Prodi Pendidikan Matematika UAA, Universitas Alma Ata, Literasi Numerasi, Kesetaraan Sosial, Keadilan Sosial.
Author : Siti Fitri Nur Aliyah dan Della Sevita