{"id":984,"date":"2026-04-14T13:30:28","date_gmt":"2026-04-14T13:30:28","guid":{"rendered":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/?p=984"},"modified":"2026-04-14T13:30:29","modified_gmt":"2026-04-14T13:30:29","slug":"inovasi-pembelajaran-di-sekolah-dasar-untuk-meningkatkan-keterlibatan-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/2026\/04\/14\/inovasi-pembelajaran-di-sekolah-dasar-untuk-meningkatkan-keterlibatan-siswa\/","title":{"rendered":"Inovasi Pembelajaran di Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"713\" height=\"549\" src=\"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-7.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-986\" style=\"width:627px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-7.png 713w, https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-7-480x370.png 480w\" sizes=\"auto, (min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 713px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pendidikan di sekolah dasar merupakan tahap penting dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar siswa. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan permasalahan seperti rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hal ini dapat berdampak pada rendahnya pemahaman materi dan hasil belajar. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam proses pembelajaran agar siswa lebih aktif dan termotivasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pembelajaran Aktif sebagai Solusi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah pembelajaran aktif (active learning). Dalam pendekatan ini, siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat langsung dalam proses belajar melalui diskusi, kerja kelompok, dan permainan edukatif. Pembelajaran aktif mampu meningkatkan partisipasi siswa serta membantu mereka memahami materi dengan lebih mendalam.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pemanfaatan Media Interaktif<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan media pembelajaran interaktif seperti video, animasi, dan game edukatif dapat membuat pembelajaran lebih menarik. Media ini membantu siswa memahami konsep yang abstrak menjadi lebih konkret. Selain itu, media interaktif juga dapat meningkatkan perhatian dan minat belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pembelajaran Kontekstual<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa merupakan strategi yang efektif. Dengan pendekatan kontekstual, siswa dapat melihat manfaat nyata dari materi yang dipelajari. Hal ini membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Peran Guru dalam Inovasi Pembelajaran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Guru memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif. Guru dituntut untuk kreatif dalam memilih metode, strategi, dan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Selain itu, guru juga perlu terus mengembangkan kompetensinya agar mampu mengikuti perkembangan zaman.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kesimpulan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Inovasi pembelajaran sangat diperlukan untuk meningkatkan keterlibatan siswa di sekolah dasar. Dengan menerapkan pembelajaran aktif, memanfaatkan media interaktif, dan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, proses pembelajaran dapat menjadi lebih efektif dan menyenangkan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kata Kunci<\/strong>: inovasi pembelajaran, sekolah dasar, keterlibatan siswa, media interaktif, active learning, Prodi PGSD Terbaik<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber Gambar :<\/strong> <a href=\"https:\/\/www.google.com\/imgres?q=Inovasi%20Pembelajaran%20di%20Sekolah%20Dasar%20untuk%20Meningkatkan%20Keterlibatan%20Siswa&amp;imgurl=https%3A%2F%2Fumsida.ac.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2025%2F10%2Fsmart-box-plp-2-Umsida--543x418.jpeg&amp;imgrefurl=https%3A%2F%2Fumsida.ac.id%2Fsmart-box-inovasi-pembelajaran-mahasiswa-plp-umsida%2F&amp;docid=IH_l_EyeflH2TM&amp;tbnid=c0_cuW5bNoT2KM&amp;vet=12ahUKEwiwgL61huuTAxXeSWwGHYJAHYMQnPAOegQIHxAB..i&amp;w=543&amp;h=418&amp;hcb=2&amp;ved=2ahUKEwiwgL61huuTAxXeSWwGHYJAHYMQnPAOegQIHxAB\">https:\/\/www.google.com\/imgres?q=Inovasi%20Pembelajaran%20di%20Sekolah%20Dasar%20untuk%20Meningkatkan%20Keterlibatan%20Siswa&amp;imgurl=https%3A%2F%2Fumsida.ac.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2025%2F10%2Fsmart-box-plp-2-Umsida&#8211;543&#215;418.jpeg&amp;imgrefurl=https%3A%2F%2Fumsida.ac.id%2Fsmart-box-inovasi-pembelajaran-mahasiswa-plp-umsida%2F&amp;docid=IH_l_EyeflH2TM&amp;tbnid=c0_cuW5bNoT2KM&amp;vet=12ahUKEwiwgL61huuTAxXeSWwGHYJAHYMQnPAOegQIHxAB..i&amp;w=543&amp;h=418&amp;hcb=2&amp;ved=2ahUKEwiwgL61huuTAxXeSWwGHYJAHYMQnPAOegQIHxAB<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Rusman. (2018). Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan di sekolah dasar merupakan tahap penting dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar siswa. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan permasalahan seperti rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hal ini dapat berdampak pada rendahnya pemahaman materi dan hasil belajar. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam proses pembelajaran agar siswa lebih aktif dan termotivasi. Pembelajaran Aktif sebagai Solusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-984","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=984"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":987,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/984\/revisions\/987"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}