{"id":961,"date":"2026-04-08T11:31:43","date_gmt":"2026-04-08T11:31:43","guid":{"rendered":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/?p=961"},"modified":"2026-04-08T11:31:43","modified_gmt":"2026-04-08T11:31:43","slug":"pembelajaran-pintar-di-era-digitalcara-seru-meningkatkan-kemampuan-berpikir-siswa-sd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/2026\/04\/08\/pembelajaran-pintar-di-era-digitalcara-seru-meningkatkan-kemampuan-berpikir-siswa-sd\/","title":{"rendered":"Pembelajaran Pintar di Era Digital:Cara Seru Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa SD"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"360\" src=\"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-963\" style=\"width:680px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-3.png 640w, https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-3-480x270.png 480w\" sizes=\"auto, (min-width: 0px) and (max-width: 480px) 480px, (min-width: 481px) 640px, 100vw\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><br>Cara Seru Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa SD<br>Pendahuluan<br>Di era digital saat ini, dunia pendidikan mengalami banyak perubahan. Teknologi seperti<br>aplikasi belajar dan kecerdasan buatan mulai digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini<br>membuat kegiatan belajar menjadi lebih menarik, terutama bagi siswa Sekolah Dasar (SD).<\/p>\n\n\n\n<p>Pembelajaran di Era Digital<br>Pembelajaran modern tidak hanya dilakukan dengan buku, tetapi juga memanfaatkan<br>teknologi. Siswa dapat belajar melalui video, permainan edukatif, dan aplikasi interaktif. Cara ini<br>membuat siswa lebih mudah memahami pelajaran karena disajikan secara menarik dan tidak<br>membosankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Manfaat bagi Siswa SD<br>Penggunaan teknologi dalam pembelajaran memberikan banyak manfaat, seperti:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Meningkatkan minat belajar siswa<\/li>\n\n\n\n<li>Membantu siswa memahami materi dengan lebih cepat<\/li>\n\n\n\n<li>Melatih siswa untuk berpikir lebih kritis<\/li>\n\n\n\n<li>Membuat pembelajaran lebih menyenangkan<br>Dengan metode ini, siswa menjadi lebih aktif dan tidak hanya mendengarkan penjelasan guru.<br>Peran Guru dalam Pembelajaran Digital<br>Meskipun teknologi semakin canggih, peran guru tetap sangat penting. Guru berfungsi<br>sebagai pembimbing yang mengarahkan siswa dalam menggunakan teknologi dengan baik. Guru<br>juga membantu siswa memahami materi yang sulit dan memastikan proses belajar berjalan<br>dengan efektif.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Kesimpulan<br>Pembelajaran di era digital memberikan banyak kemudahan bagi siswa Sekolah Dasar.<br>Dengan memanfaatkan teknologi, proses belajar menjadi lebih menarik dan efektif. Selain itu,<br>siswa juga dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis sejak dini. Oleh karena itu,<br>penggunaan teknologi dalam pendidikan perlu dimanfaatkan dengan bijak agar memberikan hasil<br>yang maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Kata Kunci : Prodi PGSD Terbaik, Pembelajaran Digital, AI, Siswa SD, Interaktif.<br>Author : An-Nisa Apriani, M.Pd,. dan Naa&#8217;il Eka Mukhbita<br>Sumber Artikel : https:\/\/www.unesco.org\/en\/digital-education?utm_source=chatgpt.com<br>Sumber Gambar : https:\/\/share.google\/K3kLq64P29AoSyZkl<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Seru Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa SDPendahuluanDi era digital saat ini, dunia pendidikan mengalami banyak perubahan. Teknologi sepertiaplikasi belajar dan kecerdasan buatan mulai digunakan dalam proses pembelajaran. Hal inimembuat kegiatan belajar menjadi lebih menarik, terutama bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Pembelajaran di Era DigitalPembelajaran modern tidak hanya dilakukan dengan buku, tetapi juga memanfaatkanteknologi. Siswa dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-961","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/961","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=961"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/961\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":964,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/961\/revisions\/964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pgsd.almaata.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}